Di gantungan toko, dua celana pleated bisa terlihat persis sama. Kedalaman lipatan mirip, warna sama-sama netral, harga tidak berjauhan. Bedanya baru ketahuan setelah sama-sama dipakai. Yang satu tetap tenang dari duduk pertama sampai duduk kesepuluh. Yang lain mekar seperti payung setiap kali pemakainya bangkit dari kursi, dan sialnya tidak mau menutup lagi.
Padahal keduanya sama-sama pleated. Pembedanya ada pada cara lipatannya bekerja.
Pleats Itu Ruang Cadangan, Bukan Hiasan di Depan
Pleats adalah lipatan kain yang dijahit tetap di dekat ban pinggang. Fungsinya satu: menyimpan ruang ekstra untuk paha dan pinggul. Saat Kamu berdiri, lipatan itu rapat dan kaki celana terlihat jatuh lurus. Saat Kamu duduk, paha butuh ruang lebih, dan lipatan itulah yang membuka untuk memberikannya.
Jadi pleats yang mengembang saat Kamu duduk itu wajar. Ia sedang bekerja. Pada celana seperti Black Brown Neu Pleated Wide Pant, lipatan di depan memang disiapkan sebagai ruang gerak untuk area paha, bukan sekadar detail supaya terlihat klasik.
Jadi yang dinilai bukan apakah ia membuka, melainkan kapan ia membuka, dan apakah ia bisa menutup lagi.
Tanda Lipatan Membuka Karena Badan Kehabisan Ruang
Pleats yang membuka karena gerak berbeda dengan pleats yang membuka karena terpaksa. Cara membedakannya sederhana.
Kalau lipatan masih rapat saat Kamu berdiri diam, membuka saat duduk, lalu menutup lagi begitu Kamu berdiri, itu sehat. Ruang cadangannya cukup untuk badan dan untuk gerak.
Kalau lipatan sudah sedikit terbuka saat Kamu cuma berdiri, apalagi sampai kain di sekitarnya terlihat tertarik, itu tanda ruang cadangannya habis dipakai untuk menampung badan. Tanda pendampingnya mudah dicek di cermin: ada garis tarikan horizontal dari selangkangan ke arah saku, dan mulut saku ikut menganga begitu lipatannya terbuka. Dua gejala itu berarti ukurannya yang kurang pas, bukan lipatannya yang rusak. Tidak ada sisa ruang untuk bergerak, jadi setiap kali duduk lipatannya membuka lebar, dan lama-lama bentuknya berubah meski sedang tidak dipakai.
Uji Duduk dan Langkah Pertama Sebelum Memutuskan
Di kamar pas, jangan berhenti di pose berdiri depan cermin. Duduklah sebentar saja, cukup untuk merasakan kainnya bekerja, lalu berdiri dan ambil dua langkah pertama. Perhatikan apa yang dilakukan lipatannya.
Pleats yang sehat menutup kembali hampir sendirinya, tanpa perlu Kamu rapikan dengan tangan. Kalau setelah berdiri lipatannya masih menganga, atau baru rapat setelah Kamu tarik-tarik kainnya, di pemakaian nyata ia akan mekar sepanjang hari.
Warna terang memudahkan pengamatan ini, karena bayangan lipatan lebih jelas terlihat di kain cerah. Mencoba Cream Neu Pleated Wide Pant di bawah lampu kamar pas membuatmu lebih cepat membaca apakah lipatannya pulang atau tidak.
Kalau Tetap Tidak Suka Melihat Lipatan Bergerak
Sebagian orang memang tidak nyaman melihat kain yang membuka dan menutup, sekecil apa pun geraknya. Itu soal selera, dan ada jalan keluarnya: celana berkaki lebar yang ruangnya datang dari potongan, tanpa lipatan sama sekali.
Black Smart Wide Loose Pants salah satunya. Paha dan betisnya sudah lebar sejak pola dipotong, jadi tidak ada lipatan yang perlu membuka saat Kamu duduk. Tampilannya lebih datar, dengan ruang gerak yang kurang lebih sama.
Tinggal pilih mau ruang yang disimpan dalam lipatan, atau ruang yang sudah jadi sejak awal.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Pleats yang mengembang saat duduk apakah berarti celananya kekecilan?
Belum tentu. Selama lipatan masih rapat saat Kamu berdiri dan menutup lagi setelah duduk, itu normal. Baru patut curiga kalau lipatan sudah terbuka saat Kamu cuma berdiri diam.
Bagaimana mengembalikan lipatan pleats supaya rapi lagi setelah duduk lama?
Berdiri lalu gerakkan kaki sedikit biasanya cukup. Kalau lipatan telanjur berubah bentuk, gantung celana semalaman, lalu setrika ringan mengikuti arah lipatan dengan kain pelapis.
Apa bedanya single pleat dan double pleat untuk pemakaian sehari-hari?
Single pleat punya satu lipatan di tiap sisi dan terlihat lebih datar. Double pleat menyimpan ruang lebih besar dan lebih leluasa untuk paha, tapi kesan keseluruhannya lebih klasik.
Celana pleated cocok untuk pria bertubuh besar atau justru menambah volume?
Justru membantu, karena ruang ekstra di paha membuat kain tidak menarik. Pilih kain yang jatuh dan pastikan lipatan rapat saat berdiri, supaya volumenya tetap terkendali.
Celana pleated masih pantas dipakai ke kantor atau acara semiformal?
Sangat pantas. Pleats memang lahir dari celana setelan. Padukan dengan kemeja yang dimasukkan supaya garis lipatannya terlihat dan kaki terlihat lebih panjang.
