Malam sebelum presentasi, kamu menghabiskan setengah jam memilih sepatu. Pantofel hitam, atau sepatu kets putih yang baru dicuci? Sementara itu, kemeja untuk besok masih kusut di tumpukan setrikaan.
Urutannya terbalik. Besok, orang-orang di ruang rapat akan menatap wajahmu hampir sepanjang waktu. Yang ikut terlihat adalah semua yang ada di sekitarnya: kerah, bahu, dan bagian depan baju. Sepatu kebagian giliran paling akhir.
Audiens Lebih Lama Menatap Wajahmu daripada Sepatumu
Audiens memang melihatmu dari kepala sampai kaki, tapi hanya beberapa detik, saat kamu berjalan ke depan ruangan. Begitu kamu mulai bicara, mata mereka naik ke wajahmu dan betah di sana. Kalau presentasinya sambil duduk di meja rapat, yang kelihatan malah lebih sedikit. Paling-paling dada ke atas.
Celana dan sepatu tetap perlu rapi. Hanya saja, jatah perhatian untuk keduanya jauh lebih kecil daripada yang kamu bayangkan semalam. Kalau masih ragu, buka lagi foto dokumentasi presentasi terakhirmu. Di hampir semua foto, kamu hanya terlihat sampai pinggang.
Kerah yang Tegak Membingkai Wajahmu
Dari semua bagian baju, kerahlah yang paling dekat dengan wajah, jadi dia juga yang bekerja paling keras. Kerah yang tegak membuatmu terlihat siap. Kalau lemas dan melengkung keluar, kamu malah tampak capek, padahal materimu sudah disiapkan berhari-hari.
Kancing kecil di kedua ujung kerah membantu bentuknya bertahan sampai sesi tanya jawab selesai. Kerah seperti itu bisa kamu temukan di kemeja oxford biru muda, yang warnanya aman dibawa ke hampir semua ruangan. Kalau suasananya lebih santai, polo dengan kerah yang tegak juga masih masuk, karena kerahnya tetap membingkai wajah.
Posisi Jahitan Bahu Terlihat sampai Baris Paling Belakang
Sebelum kamu sempat mengucapkan selamat pagi, bahumu sudah lebih dulu memberi kesan. Kalau jahitan bahu kemeja jatuh tepat di ujung bahumu, kamu terlihat tegap, bahkan dari baris paling belakang. Kalau jahitan itu melorot ke lengan, kamu jadi seperti memakai kemeja pinjaman kakak. Tidak ada materi presentasi yang bisa menutupi kesan itu.
Bagian Depan Baju Diuji Saat Tangan Menunjuk Layar
Setiap kali kamu menunjuk layar atau meraih laptop, bagian depan baju ikut tertarik. Kalau kemejanya terlalu pas, celah di antara kancing mulai menganga dan kain di perut menggembung. Semua itu terjadi persis di bawah wajahmu, tempat mata audiens sedang berada. Setitik noda kopi di dekat kancing kedua pun tidak akan lolos dari pandangan.
Tesnya sederhana. Sebelum berangkat, berdiri di depan cermin dan angkat satu tangan seolah sedang menunjuk layar. Kalau kancingnya tetap rapat dan kainnya tidak ikut tertarik, kamu aman.
Kalau Pagi Mepet, Setrika Kerah Lebih Dulu
Pagi sebelum presentasi jarang memberi cukup waktu untuk menyetrika seluruh kemeja. Setrika kerahnya dulu, lanjut ke bagian depan, lalu bahu. Sisanya bisa menyusul kalau waktunya masih ada.
Kalau kamu sering presentasi, siapkan satu atau dua atasan khusus untuk hari seperti ini, misalnya kemeja oxford tadi dan satu polo dari koleksi Rise Polo. Simpan terpisah dalam keadaan sudah rapi, supaya pagimu tidak dimulai dengan panik. Sepatunya cukup dilap sebentar di depan pintu. Semalam kamu sudah memberinya lebih dari cukup perhatian.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Presentasi di depan klien boleh pakai polo?
Lebih aman pakai kemeja oxford, karena kesannya lebih siap. Polo tetap cocok untuk presentasi internal atau suasana santai, asal kerahnya tegak.
Warna kemeja apa yang paling aman untuk presentasi?
Selain biru muda, putih juga hampir tidak pernah salah. Motif yang ramai sebaiknya dihindari, karena menarik mata audiens menjauh dari wajahmu.
Bagaimana kalau presentasinya lewat panggilan video?
Aturannya justru berlaku lebih ketat. Kamera hanya menangkap dada ke atas, jadi kerah dan bahu praktis menjadi seluruh penampilanmu.
Perlu pakai dasi supaya terlihat lebih serius?
Tidak wajib. Kerah yang tegak jauh lebih menentukan, dan dasi yang dipasang di atas kerah lemas tetap terlihat berantakan.
Kemeja lengan pendek boleh dipakai untuk presentasi?
Boleh untuk suasana santai. Lengan panjang yang digulung rapi biasanya memberi kesan lebih siap tanpa terasa kaku.