KASUAL Stories

Kerja dari Kafe Seharian? Urus Saku Dulu, Baru Pilih Baju

Diterbitkan

Kerja dari Kafe Seharian? Urus Saku Dulu, Baru Pilih Baju

Meja dekat colokan akhirnya kosong. Kamu buru-buru pindah: laptop dikepit, gelas kopi di tangan, kabel pengisi daya melingkar di pergelangan. Setengah jam kemudian, panggilan video dengan klien tinggal lima menit lagi, dan kotak earbud tidak ada di mana-mana.

Ternyata kotak itu masih terselip di sela sofa meja lama. Sofa itu sekarang diduduki empat mahasiswa yang sedang kerja kelompok, dan kamu terpaksa permisi merogoh di antara mereka.

Banyak yang mengira pakaian untuk kerja dari kafe cukup dipilih dengan satu pertanyaan: pantas atau tidak. Urusan barang kecil? Kan ada tas.

Setiap Kali Berdiri, Tas Tetap di Kursi

Kerja dari kafe jarang berarti duduk diam sampai sore. Kamu berdiri untuk pesan minuman kedua, ke toilet, mengangkat telepon di teras, atau pindah meja karena matahari mulai masuk lewat jendela. Tas dan laptop biasanya menunggu di kursi.

Padahal yang kamu perlukan saat bolak-balik itu justru barang kecil: ponsel atau kartu untuk membayar di kasir, earbud untuk telepon yang masuk saat kamu masih antre. Barang-barang ini juga yang paling sering tertinggal di meja saat kamu pindah tempat.

Jadi aturannya begini. Yang kamu perlukan saat berdiri, simpan di saku. Yang hanya dipakai sambil duduk, biarkan di tas.

Saku Depan untuk Ponsel, Saku Satunya untuk Kartu

Taruh ponsel di satu saku depan celana. Kartu dan karcis parkir masuk ke saku depan yang lain, atau ke saku kecil di dalamnya kalau celanamu punya. Kotak earbud boleh ikut di saku kartu. Biarkan saku belakang kosong. Duduk tiga jam di atas ponsel itu tidak enak, dan saku belakang adalah jalan tercepat ponsel menuju lantai toilet.

Sebelum berangkat, coba duduk bersandar di sofa rumah dengan ponsel di saku depan. Kalau ponselnya sudah menyembul separuh, saku itu terlalu dangkal untuk sofa kafe yang empuk. Kotak earbud yang bulat dan licin malah lebih cepat meluncur keluar.

Kalau kamu tidak suka saku yang penuh, tas selempang kecil juga bisa. Syaratnya satu: tas itu tetap tersampir di badan setiap kali kamu berdiri.

Saku Jaket Hanya Berguna Selama Jaketnya Dipakai

AC kafe sering terlalu dingin, apalagi kalau mejamu tepat di bawah embusannya. Jaket denim cukup untuk menahannya, dan saku dadanya pas untuk kotak earbud. Jaket denim hitam dari lini Work Denim Jacket, misalnya, punya saku dada bertutup, jadi kotak earbud tidak gampang jatuh saat kamu membungkuk ke arah laptop.

Lain cerita kalau jaketnya kamu lepas dan gantung di sandaran kursi. Pindahkan dulu isi sakunya ke celana. Jaket di sandaran kursi sama saja dengan barang di meja: tidak ikut ke kasir bersamamu.

Chino Enak Dipakai Duduk Berjam-jam

Untuk celana, chino pilihan yang aman. Celana katun dengan tenunan diagonal ini enak untuk duduk lama dan tetap rapi saat kamu berdiri menyalami klien. Chino biru dongker dan versi cokelat kopinya sama-sama gampang dipadukan dengan jaket denim, kaos polos, atau kemeja.

Satu kebiasaan lagi: tepuk kedua saku depan setiap kali meninggalkan sofa. Jauh lebih gampang daripada permisi ke empat mahasiswa.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Lebih pantas pakai kaos atau kemeja untuk kerja dari kafe?

Dua-duanya pantas. Pilih kemeja kalau hari itu ada janji bertemu klien atau panggilan video. Kalau kamu bekerja sendiri sampai sore, kaos polos sudah cukup.

Celana pendek boleh dipakai untuk kerja dari kafe?

Boleh, kebanyakan kafe tidak mempermasalahkannya. Yang perlu dipikirkan justru AC, karena kaki yang terbuka cepat kedinginan kalau kamu duduk berjam-jam. Kalau ada janji dengan klien, celana panjang lebih aman.

Ponsel di saku depan tidak mengganggu kalau duduk berjam-jam?

Kalau terasa menekan pangkal paha, taruh saja di meja selama kamu duduk. Yang penting, ponsel kembali ke saku setiap kali kamu berdiri.

Dompet tebal sebaiknya disimpan di mana?

Di tas, bersama laptop. Ambil satu kartu yang biasa kamu pakai membayar, lalu simpan di saku depan. Duduk berjam-jam di atas dompet tebal membuat posisi dudukmu miring dan pinggang cepat pegal.

Tas seperti apa yang paling praktis untuk kerja dari kafe?

Ransel atau tas jinjing sama-sama bisa, asal muat laptop dan punya kantong kecil terpisah untuk kabel pengisi daya. Saat pindah meja, kabel tinggal dimasukkan ke kantongnya, jadi tidak ada yang tercecer di bawah kursi.