KASUAL Stories

Kancing Kemeja Terbuka di Dada Belum Tentu Tanda Kekecilan

Diterbitkan

Kancing Kemeja Terbuka di Dada Belum Tentu Tanda Kekecilan

Di lampu merah, kamu berbalik dari kursi depan untuk meraih tas di jok belakang. Temanmu yang menyetir melirik sebentar, lalu tertawa. "Kancingmu lepas, tuh."

Kamu menunduk. Kemejamu masih rapi di dalam celana, dan semua kancing masih di lubangnya. Yang ada hanya celah kecil di antara dua kancing dada, cukup lebar untuk memperlihatkan kaos dalam. Begitu kamu menghadap depan lagi, celah itu menutup sendiri.

Kesimpulan yang paling cepat muncul: kemejanya kekecilan. Belum tentu. Di rumah, ulangi gerakan tadi di depan cermin dan perhatikan apakah ada garis-garis tipis yang menegang di sekitar celah. Garis tarikan itu menunjuk ke arah kain ditarik, dan arahnya memberi tahu apakah masalahnya memang ukuran.

Garis Mendatar ke Arah Ketiak: Cek Dada Saat Berdiri Diam

Garis yang menyebar dari kancing ke arah kedua ketiak berarti dada kemeja kekurangan ruang. Untuk memastikan, berdiri santai dengan tangan di samping badan dan napas biasa. Kalau celah sudah terlihat dalam posisi ini, dada kemejanya memang sempit. Naik satu ukuran, atau cari potongan yang lebih lega.

Kalau garis mendatar baru muncul saat kedua tanganmu maju, misalnya ketika menyetir, punggungmu sedang melebar dan menarik kain dari depan. Pada kemeja yang potongannya dibuat sedikit menyempit di badan, seperti kemeja Superfine putih, tarikan tipis seperti ini masih wajar. Patokannya tetap posisi diam.

Kemeja bermotif garis vertikal paling jujur memperlihatkan tarikan. Di kemeja bergaris Camden, garis motifnya ikut melengkung di bagian yang tertarik, jadi arahnya langsung kelihatan di kamar pas. Potongannya regular dengan ruang gerak yang cukup.

Celah Tanpa Garis Tarikan Bukan Urusan Ukuran

Kadang celah muncul tanpa garis tarikan sama sekali. Kainnya kendur, tapi tepi deretan kancing melengkung terbuka, biasanya saat kamu duduk agak membungkuk. Kain depan terlipat, dan tepi di antara dua kancing tidak tertahan apa pun. Makin jauh jarak antarkancing, makin gampang tepinya membuka. Naik ukuran tidak menolong, karena kain yang lebih banyak justru lebih mudah terlipat.

Penjahit bisa memasang kancing jepret kecil di balik deretan kancing, tepat di titik yang sering membuka. Jalan lain, pilih atasan berkancing tertutup. Koko Superfine putih, misalnya, menyembunyikan kancing di badannya di balik lipatan kain, jadi bagian depannya tampak polos. Hanya saja, kancing yang tersembunyi tidak menambah ruang. Kalau dadanya sempit, tarikannya tetap terlihat di kain.

Garis Miring dari Bahu ke Pinggang: Kemeja Dimasukkan Terlalu Kencang

Saat kamu berbalik seperti di mobil tadi, garisnya biasanya miring, dari satu bahu turun ke sisi pinggang yang berlawanan. Bahumu berputar, tapi ujung kemeja tertahan di dalam celana. Kain di antara keduanya terpelintir, dan deretan kancing ikut tertarik ke samping.

Ukurannya mungkin sudah benar. Yang kurang adalah sisa kain. Setelah memasukkan kemeja, angkat kedua tangan tinggi-tinggi sekali, lalu turunkan. Sedikit kain akan tertarik keluar dan menggembung tipis di atas ikat pinggang. Sisa kain itulah yang terpakai saat kamu memutar badan, jadi deretan kancing tetap rapat. Kalau kemejanya pendek, sisa ini cepat habis dan ujungnya lepas dari celana. Kemeja yang lebih panjang lebih betah dimasukkan.

Di lampu merah berikutnya, tas di jok belakang bisa kamu raih tanpa ditertawakan.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Kenapa celahnya justru muncul di perut saat aku duduk?

Saat duduk, perut sedikit maju, dan kancing di bagian itu menahan tarikan paling kuat. Cara membacanya sama dengan di dada. Kalau garis tarikannya mendatar ke samping, bagian perut kemeja itulah yang kekurangan ruang.

Kemeja yang dibiarkan di luar celana juga bisa terbuka di dada?

Bisa, kalau dadanya sempit atau jarak antarkancingnya jauh. Yang jarang muncul adalah garis miring saat memutar badan, karena ujung kemeja yang bebas ikut berputar bersama badanmu.

Kancing di bagian dada sering lepas, apakah ada hubungannya?

Bisa jadi. Kancing yang setiap hari menahan tarikan mendatar membuat benangnya cepat kendur, dan lubang kancingnya pelan-pelan melebar. Kalau kancing yang sama lepas berulang kali, coba tes berdiri diam di depan cermin.

Dadaku bidang tapi perutku ramping, sebaiknya pilih ukuran yang mana?

Pilih yang pas di dada. Sisa kain di perut bisa disimpan dengan memasukkan kemeja ke celana, atau dikecilkan oleh penjahit. Kebalikannya lebih repot, karena dada yang sempit jarang bisa dilebarkan.

Bagaimana mengecek ruang di dada kemeja saat belanja online?

Ukur lingkar dadamu di bagian paling lebar dengan meteran jahit, dalam posisi santai. Lalu baca keterangan tabel ukurannya. Kalau isinya ukuran badan, cocokkan angkamu langsung. Kalau isinya ukuran kemeja, pilih yang lingkar dadanya lebih besar dari lingkar dadamu, setidaknya selebar telapak tangan. Kalau yang tertulis lebar dada, kalikan dua dulu.