KASUAL Stories

Kerah Polo Melengkung Setelah Dicuci? Rapikan Selagi Masih Basah

Diterbitkan

Kerah Polo Melengkung Setelah Dicuci? Rapikan Selagi Masih Basah

Langit sore mulai gelap, jadi kamu mengangkat jemuran sebelum hujan turun. Polo hitam kesayanganmu sudah kering. Lalu kamu melihat kerahnya. Kedua ujungnya melengkung ke atas, seperti keripik singkong yang baru diangkat dari wajan.

Kamu menekannya dengan jari. Begitu jarimu terangkat, ujung kerah itu pelan-pelan naik lagi.

Tersangka pertama biasanya mesin cuci. Mesin itu memang membuat kerah kusut dan terlipat ke mana-mana. Tapi lengkung itu baru menetap belakangan, di jemuran, saat kerah mengering dalam posisi yang salah.

Lengkung Kerah Terkunci Saat Kainnya Mengering

Kain katun yang basah akan kering dalam bentuk terakhirnya. Itu sebabnya kaos yang dijemur kusut juga kering dalam keadaan kusut.

Kerah polo umumnya dibuat dari rajutan, jadi lebih lentur daripada kerah kemeja dan lebih mudah berubah bentuk saat basah. Ujungnya paling rawan, karena bagian itu bebas dan tidak dijahit ke badan polo. Di dalam tabung mesin cuci, bagian ini yang paling gampang tertekuk atau terselip di antara cucian lain. Kalau polo langsung dijemur begitu saja, bentuk tertekuk itulah yang ikut kering.

Sifat lentur itu juga memudahkanmu membentuknya lagi, asal kainnya masih basah. Petunjuk perawatan di halaman Rise Polo hitam pun menyarankan hal yang sama: bentuk ulang kerah saat masih lembap.

Rapikan Kerah Sebelum Polo Masuk Jemuran

Caranya tidak sampai semenit. Keluarkan polo begitu mesin berhenti, jangan dibiarkan meringkuk di tabung sampai sore. Kibaskan sekali, lalu pasang kancing paling atas supaya kedua sisi kerah sejajar. Letakkan kerah di telapak tangan dan ratakan dengan jari, dari bagian tengah ke arah ujung. Kalau ujungnya masih melengkung, tarik pelan sampai lurus. Pelan saja, karena rajutan yang basah gampang melar.

Setelah itu, jemur polo di gantungan baju dengan kerah terlipat seperti saat dipakai, atau bentangkan mendatar di rak jemuran. Masukkan gantungan lewat bagian bawah polo, jangan dipaksa lewat lubang leher. Cara ini juga cocok untuk kaos polos hitam, supaya lingkar lehernya tidak ikut melar.

Kalau Ujung Kerah Sudah Telanjur Melengkung

Lengkung yang sudah berbulan-bulan biasanya perlu dirapikan beberapa kali sebelum benar-benar rata. Mulailah dengan menyemprot kerah sampai lembap, lalu rapikan seperti tadi.

Cara tercepat adalah menyetrikanya dengan suhu sedang. Lapisi dulu kerahnya dengan kain katun tipis, misalnya sarung bantal, supaya rajutannya tidak gepeng atau mengilap. Gerakkan setrika dari ujung kerah ke arah tengah.

Tanpa setrika juga bisa. Letakkan polo di meja beralas handuk, tutup kerahnya dengan kain kering, lalu tindih dengan beberapa buku tebal semalaman.

Keripik yang sudah melengkung memang tidak bisa diluruskan lagi. Kerah polo masih bisa.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Kenapa sering cuma satu ujung kerah yang melengkung?

Biasanya sisi itu yang tertekuk lebih lama, misalnya terlipat di bawah badan polo saat dijemur atau tertindih cucian lain di tabung. Saat merapikan, kerjakan kedua ujungnya, termasuk yang terlihat baik-baik saja.

Apakah putaran pengering di mesin cuci membuat kerah lebih cepat melengkung?

Bisa, walaupun putaran pengering tidak memakai panas. Makin kencang dan lama putarannya, makin dalam lipatan di kerah, dan lipatan yang dalam lebih susah dirapikan. Kalau mesinmu bisa diatur, pilih putaran yang lebih pelan atau lebih singkat untuk polo.

Kenapa kerah polo baru sudah melengkung setelah cucian pertama?

Kain katun paling banyak berubah di beberapa cucian pertama, jadi kerah yang dijemur dalam keadaan tertekuk langsung menyimpan bentuk itu. Kalau kerah tetap melengkung padahal sudah dirapikan selagi basah, rajutan kerahnya mungkin memang bermasalah sejak dibuat.

Kerah polo yang melar masih bisa kembali seperti semula?

Melar tidak sama dengan melengkung. Tepi kerah yang melar bergelombang seperti pinggir daun selada, karena rajutannya sudah teregang. Menyemprotnya dengan air lalu menyetrikanya bisa sedikit membantu, tapi kerahnya jarang kembali seperti baru. Polo seperti itu masih nyaman dipakai di rumah.

Polo lebih baik dilipat atau digantung di lemari supaya kerahnya tetap rapi?

Dua-duanya aman. Kalau dilipat, rebahkan kerahnya di posisi biasa sebelum menumpuk baju lain di atasnya, karena kerah yang tertekuk di dasar tumpukan bisa ikut menyimpan tekukan itu. Kalau digantung, pasang kancing atasnya supaya kerah tidak miring ke satu sisi.