Fashion

Startup DTC Kasual Raih Pendanaan Tahap Awal dari East Ventures, Memelopori Instant Commerce di Indonesia

9 November 2021   |   7 menit membaca

Alam Akbar, CEO dan Co-Founder Kasual

JAKARTA, 9 November 2021 — Kasual, perusahaan direct to consumer (DTC) yang memelopori instant commerce untuk pakaian sehari-hari dengan fokus awal pada celana pria, telah meraih pendanaan tahap awal (seed funding) dari East Ventures dengan nilai yang tidak dipublikasikan. Investor lain juga berpartisipasi dalam putaran pendanaan ini. Modal baru ini akan digunakan untuk memperkuat tim Kasual, meningkatkan kapabilitas teknologi dan pabrik untuk memberikan pengalaman online yang lebih baik bagi pengguna, serta memperluas ekspansi operasional perusahaan ke Solo, Jawa Tengah.

Kasual didirikan oleh Alam Akbar, mantan anggota tim Business Development di Xendit, pada 2017 ketika ia menemukan beberapa masalah di industri fashion di Indonesia. Sektor ini kurang akomodatif dan kurang dapat disesuaikan dengan preferensi pelanggan, terutama dalam hal ukuran. Selain itu, pergi ke toko jahit di tengah pandemi COVID-19 sangat merepotkan dan sangat berisiko, apalagi biayanya mahal. Memang tidak semua penjual ritel seperti itu, tapi seringkali mereka hanya menjual terbatas pada gaya tertentu dan hanya tersedia di pusat perbelanjaan tertentu.

“Kami juga menyadari bahwa tren e-commerce telah menjamur dengan sangat cepat dan membantu pelanggan belanja dengan nyaman dari rumah, sehingga mereka menuntut produsen atau penjual yang bisa menyediakan barang kebutuhan sehari-hari, khususnya celana, lebih cepat dan terpercaya. Namun, brand lokal saat ini masih mengabaikan teknologi yang sebenarnya bisa menjadi aspek vital dalam produksi fashion. Artinya, saat ini pelanggan masih belum memiliki platform yang dapat diandalkan untuk mendapatkan produk fashion yang dipersonalisasi secara instan,” kata Alam, CEO dan Co-Founder Kasual.

Kasual menawarkan solusi manufaktur dalam aplikasi bagi pelanggan untuk memesan celana pria yang bisa dipersonalisasi — Build Your Own Product (BYOP). Pelanggan dapat memilih jenis potongan dan ukuran yang disesuaikan dengan preferensi mereka. Platform Kasual juga memungkinkan ‘Virtual Fitting’ dimana pelanggan dapat berkonsultasi langsung dengan tim ahli Kasual melalui panggilan video (video call) terkait pengukuran ukuran, fitting yang dipersonalisasi, dan rekomendasi produk. Dengan proses pemesanan yang lebih sederhana dan produksi garmen internal, produk dapat dikirim ke pelanggan dalam waktu kurang dari 5 hari. Personalisasi dan pendekatan teknologinya menjadikan Kasual sebagai fashion-tech dan instant commerce pertama di Indonesia.

Kasual adalah digital-native vertical brand (DNVB) dengan 30 anggota tim inti dan 25 mitra individu di tim produksi internal. Seluruh anggota membawa pengalaman mereka di industri e-commerce dandan fashion dari berbagai perusahaan global terkemuka, seperti Amazon, Ebay, Deloitte, Yum! Merek, Blibli, VIP Plaza, dan Ralph Lauren. Tim Kasual berkomitmen untuk selalu memberikan kualitas produk yang unggul dan mengembangkan kreativitasnya dengan ambisi membawa brand lokal “From Indonesia, to the World!”.

Dengan pasar sebesar US$ 12 triliun (sekitar 214 miliar rupiah), Kasual telah menjadi perusahaan terdepan dalam mendorong inovasi di industri fashion dan pakaian Indonesia. Kasual telah mengalami pertumbuhan sebanyak 3x lipat sewaktu pandemi COVID-19 pertama masuk ke Indonesia di tahun 2020 dibandingkan dengan tahun 2019 (YoY). Hingga kini, Kasual memiliki lebih dari 80,000 pengguna dan telah memproduksi lebih dari 3.000 produk per bulan yang dipersonalisasi bagi pelanggan.

“Kami senang menyambut East Ventures dan investor lainnya dalam keluarga Kasual. Dengan dana ini, kami akan membangun tim baru, meningkatkan pengalaman digital bagi pelanggan dan proses manufaktur, mengeluarkan lebih banyak kategori produk dan inisiatif marketing, serta menggunakan teknologi baru seperti pengukuran AR untuk membuat pengukuran tubuh 3D pertama di Indonesia. Kedepannya, kami ingin meningkatkan dan memproses pesanan harian sebesar 10x lipat dan memproses lebih dari 5.000 produk setiap harinya,” jelas Alam.

Willson Cuaca, Co-Founder dan Managing Partner East Ventures, berkata, “Indonesia memiliki salah satu infrastruktur digital paling kuat di kawasan ini yang memungkinkan perusahaan kecil penjual barang custom seperti Kasual berkembang. Kami ingin melihat seberapa jauh mereka bisa melangkah dan mendukung mereka di sepanjang perjalanan pertumbuhan perusahaan.”

Solusi pengukuran tubuh dengan teknologi 3D untuk menguatkan personalisasi kustom secara personal akan diperkenalkan Kasual pada acara tahunan mereka, Custom Week 2021, yang akan diselenggarakan pada 17-19 Desember 2021 di Jakarta. Dengan menggunakan pemindai tubuh elektronik, pengunjung dapat melakukan pesanan custom secara instan dan akurat. Selain itu, pengunjung juga bisa mengikuti mini talkshow untuk mendapatkan informasi celana kain Kasual dan rekomendasi produk. Celana kasual dikenakan dan dipromosikan secara bangga oleh tokoh-tokoh terkemuka termasuk Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Sandiaga Uno.


Tentang Kasual

Kasual adalah perusahaan D2C yang menawarkan konsep instant commerce untuk celana pria pertama di Indonesia dengan penggabungan teknologi dengan fitur personalisasi. Hadir sejak tahun 2017, Kasual memberikan solusi baru pada maraknya fashion pria dengan kemudahan memilih kustom ukuran sendiri, material bahan yang berkualitas, layanan fitting digital hingga produksi yang dilakukan sendiri. Kasual memberikan solusi kenyamanan terbaik dalam bercelana 'versi-mu' kurang dari 5 hari.

Tentang East Ventures

East Ventures adalah perusahaan venture capital (VC) yang terbuka pada seluruh sektor (sector-agnostic) dan pelopor investasi startup Indonesia. Berdiri pada tahun 2009, East Ventures telah bertransformasi menjadi sebuah platform holistik yang menyediakan investasi tahap awal dan tahap lanjutan untuk lebih dari 200 perusahaan di Asia Tenggara.

Sebagai perusahaan yang percaya pada ekosistem startup di Indonesia, East Ventures adalah investor pertama di unicorn Indonesia, yaitu Tokopedia dan Traveloka. Perusahaan lainnya yang tergabung dalam portofolio East Ventures adalah Ruangguru, Warung Pintar, Kudo (diakuisisi oleh Grab), Loket (diakuisisi oleh Gojek), Tech in Asia, Xendit, IDN Media, MokaPOS (diakuisisi oleh Gojek), ShopBack, KoinWorks, dan Sociolla.

East Ventures dinobatkan sebagai VC berkinerja tinggi paling konsisten secara global oleh Preqin dan investor paling aktif di Asia Tenggara dan Indonesia oleh beberapa media.